wikipedia
Setelah kesuksesan Animal Magic, bonobo terus merilis album-album yang semakin menunjukkan kedewasaan dan keahlian produksinya. Album keduanya, Dial 'M' for Monkey (2003), mempertahankan esensi dari album debutnya namun dengan produksi yang lebih halus dan kompleks. Di album ini, bonobo mulai bereksperimen dengan berbagai tekstur suara dan instrumen, menciptakan pengalaman mendengarkan yang lebih mendalam.
Salah satu album yang paling menentukan dalam karir bonobo adalah Black Sands (2010). Album ini memperkenalkan lebih banyak elemen elektronik dan orkestra, serta kolaborasi vokal dengan Andreya Triana. Lagu-lagu seperti "Kiara" dan "Eyesdown" memperlihatkan keahlian bonobo dalam menggabungkan beat yang dinamis dengan melodi yang menyejukkan. Black Sands tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga mengukuhkan bonobo sebagai salah satu produser musik elektronik terbaik pada masanya.
Salah satu hal yang membuat bonobo begitu istimewa adalah kemampuan performa live-nya. Tidak seperti banyak musisi elektronik lainnya yang hanya bermain DJ set, bonobo membawa band penuh saat tur. Dengan formasi yang terdiri dari drummer, gitaris, pemain bass, keyboardist, dan berbagai instrumen tiup, penampilan live bonobo terasa sangat organik dan memukau.